Catatan Pengalaman Hidupku dan Berbagi Informasi Menarik

Langkah Pemesanan Tiket Kereta Api Online

Sebelumnya sudah di bahas Pemesanan tiket Kereta Api melalui internet. untuk itu tidak salah kiranya jika kita membahas bagaimana cara pemesanan tiket Kereta api secara Online. Karena dengan cara ini kita sangat dimudahkan dan sangat praktis sekali. tanpa repot harus antri di stasiun untuk beli tiket, kita sudah bisa jauh- jauh hari memesan tiket untuk perjalanan dengan menggunakan kereta api.

Untuk Pemesanan online tiket kereta api kita harus terhubung dengan internet. kemudian buka browser dan bukalah situs resmi PT Kereta Api Indonesia (PT. KAI). Pada Sidebar kanan di homepage situs disitulah form untuk pemesanan tiket kereta api online.


Langkah Langkah Pemesanan Adalah Sebagai berikut :
Pertama kita harus memilih tanggal kapan kita akan berangkat, (untuk percobaan saya memilih tanggal pemberangkatan 1 April 2013)

Kemudian memilih stasiun Asal keberangkatan (Saya Pilih Stasiun Jakarta Kota)
dan memilih stasiun Tujuan (Saya Pilih Surabaya Pasar Turi),dan jumlah tiket yang akan kita pesan (jumlah dewasa(saya isi 2) atau anak((saya isi 2)). kemudian Isi Kode verifikasi seperti yang tertera terus klik Tampilkan





Kemudian setelah kita klik tampilkan kita akan di hadapkan dengan halaman seperti di bawah ini  :



Layar yang muncul seperti tampilan di atas. kita tinggal cek Persetujuan untuk mematuhi persyaratan kemudian klik "Lanjutkan"


Setelah semua terisi dengan benar  dan kita telah klik "Tampilkan" kita akan dihadapkan lagi dengan form pengisian identitas diri seperti tampilan di bawah ini


Isilah semua informasi yang di butuhkan di form tersebut  yang meliputi Nama dan Identitas calon penumpang, kemudian mengisi nama, email, no telepon dan alamat  pemesan, kalau semua sudah terisi tinggal mengisi kode Captha,
 "saya isi Nama penumpang Dewasa Ahmad dan Dewi kemudian nama penumpang anak dengan nama Joyo dan Edi " nama pemesan sesuai nama pemesan kemudian email alamat dsb sesuai data anda.


setelah itu klik "selanjutnya"

Setelah tidak ada kesalahan kita akan medapatkan form di bawah ini :

Dalam form diatas ada pilihlah tipe Pembayaran. Apabila kita menggunakan Atam pilihlah ATM kemudian Klik "Selanjutnya" akan muncul halaman seperti di bawah ini :

Setelah itu kita mendapatkan layar baru yang berisi kode pemesanan, batas waktu pembayaran, info perjalanan, Informasi data Penumpang, Informasi dan Informasi Pembayaran yang

Setelah Kode Pemesanan diketahui tinggalah kita membayarnya  di Elektronik chanel bank yang sudah bekerja sama dengan PT KAI. seperti :
  • Bank Mandiri
  • Bank BII Maybank
  • Bank BRI
  • Bank BRI Syariah
  • Bank BPR KS
  • Bank OCBC NISP
  • BPD DIY
  • Bank Panin
  • Bank CIMB Niaga
  • Bank BNI
  • Bank BJB
  • Bank BCA
  • Bank Mayapada

  • Alfamart
  • Indomaret


Setelah kita membayar kita tunjukkan bukti pembayaran di stasiun untuk di tukar dengan tiket kereta api yang kita pesan dan kita tinggal menunggu hari H pemberangkatan.

Untuk tata Cara Pembayaran Via ATM BNI dapat di lihat di bawah ini :
Cara Pembayaran Tiket Kereta Api di ATM BNI

Untuk Jadwal Pemberangkatan Kereta Api dapat di lihat di link di bawah ini :
Jadwal  Perjalanan Kereta Api tahun 2013

Read More......

Pemesanan tiket Kereta Api melalui internet

Tiket Kereta, Cara Pesan Tiket kereta api, reservasi kereta online, Beli tiket kereta
Tiket Kereta Online
Salah satu pilihan alat transportasi yang patut menjadi pilihan anda untuk perjalanan anda saat ini adalah dengan Kereta api. Angkutan massal yang di naungi PT kereta Api Indonesia (PT. KAI) kini semakin hari semakin berbenah. Semoga semakin Kedepan semakin baik fasilitas dan pelayanannya.

Salah satu kemudahan jika anda ingin menggunakan layanan kereta api sebagai sarana transportasi anda adalah kemudahan pembelian tiket secara online. Pemesanan tiket kereta api melalui internet ini sudah di berlakukan mulai agustus 2012. Anda tinggal memilih stasiun asal,stasiun tujuan, tanggal pemberangkatan dan jumlah yang anda inginkan melalui internet. kemudian anda akan mendapat kode boking.

Setelah itu untuk pembayarannya dapat di lakukan dengan menggunakan ATM dan tempat tempat pembayarann lainnya.

Berikut langkah-langkah Cara Pemesanan tiket Kereta Api melalui internet :
  • Pemesanan tiket melalui internet yaitu dengan membuka situs resmi PT KAI di www.kereta-api.co.id.
  • Calon penumpang cukup memilih stasiun keberangkatan, stasiun tujuan, tanggal keberangkatan, dan jumlah penumpang melalui web tersebut.
  • Setelah mengisi data diri yang sesuai identitas, calon penumpang akan mendapatkan kode pembayaran yang selanjutnya dapat dibayarkan melalui ATM
  1. Bank Mandiri
  2. Bank BII Maybank
  3. Bank BRI
  4. Bank BRI Syariah
  5. Bank BPR KS
  6. Bank OCBC NISP
  7. BPD DIY
  8. Bank Panin
  9. Bank CIMB Niaga
  10. Bank BNI
  11. Bank BJB
  12. Bank BCA
  13. Bank Mayapada
  • Pembayaran di Minimarket
  1. Alfamart
  2. Indomaret
  • Pembayaran melalui e-Commerce BCA
  • Menggunakan Kartu Kredit VISA / Master Card
  • Setelah pembayaran anda akan mendapatkan notifikasi melalui email. cetak email notifikasi tersebut dan tukarkan dengan tiket KA di stasiun terdekat. Pembelian melalui Situs resmi PT KAI dapat dilakukan untuk keberangkatan H-2 sampai H-90. (sumber : www.kereta-api.co.id)
Setelah semua langkah dilakukan anda tinggal  menuju ke stasiun tujuan sesuai dengan tanggal pemberangkatan. dan jangan lupa membawa print out bukti pembayaran dan booking kemudian nantinya kita tukar di stasiun tempat kita mau berangkat.
Kemudahan pemesanan tiket online via internet tentunya akan memudahkan calon penumpang. kita tidak perlu repot repot antri untuk beli tiket. yang kadang kala sampai berddesak desakan.

Untuk Step by Step langkah pemesanan di situs PT KAI www.kereta-api.co.id dapat anda lihat di bawah Ini
Langkah Pemesanan Kereta Api Online

Untuk tata Cara Pembayaran Via ATM BNI, klik di link bawah ini :
Cara Pembayaran Tiket Kereta Api di ATM BNI

Untuk Informasi Jadwal Kereta dapat di lihat di link di bawah :
Jadwal Perjalanan Kereta Api 2013

Read More......

Penerimaan Calon Peserta Program Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis/ Dokter Gigi Spesialis Angkatan XII Tahun 2014


Logo Kemenkes
Kementerian Kesehatan melalui Tim Pelaksana dan Pengelola Program Pemberian bantuan Pendidikan Dokter Spesialis/Dokter Gigi Spesialis akan melaksanakan penerimaan peserta program Bantuan PDS/PDGS Angkatan XII periode Januari tahun 2014.

Sejak tahun 2008, Kementerian Kesehatan telah menetapkan sejumlah 4311 peserta dari 9 angkatan. Bantuan diberikan kepada calon peserta yang diusulkan oleh rumah sakit yang masih mengalami kekurangan dokter spesialis/dokter gigi spesialis berdasarkan standar kebutuhan tenaga dokter spesialis/dokter gigi spesialis di rumah sakit yang mengacu kepada Peraturan Menteri Kesehatan 340 tahun 2010 tentang
Klasifikasi Rumah Sakit

Penerimaan untuk peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis di prioritaskan pada :
  • 4 spesialisasi dasar (Obgyn, Ilmu Kesehatan Anak, Ilmu Bedah dan Ilmu Penyakit Dalam),
  • 4 spesialis penunjang (anestesiologi, Radiologi, Patologi Klinik dan Rehabilitasi Medik)
  • Spesialis lainnya (Patologi Anatomi, Mata, Telinga Hidung Tenggorokan,Syaraf, Jantung dan Pembuluh Darah, Kulit dan Kelamin, Kedokteran Jiwa dan Paru )
  • Untuk Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis yaitu Bedah Mulut, Konservasi, dan Penyakit Mulut.
Persyaratan Calon Peserta Program Bantuan PDS/PDGS Kemkes Angkatan XII Berstatus PNS Masa Dinas Lebih Dari 2 Tahun  :
  1. Data Keadaan/Ketenagaan Spesialis di rumah sakit pengusul
  2. Data Kebutuhan Tenaga Spesialis di rumah sakit pengusul
  3. Rekomendasi dari Direktur RSU Kab/Kota dan Kepala Dinas Kesehatan Kab/Kota setempat
  4. Foto Copy Ijazah dokter yang telah dilegalisir Dekan / Pejabat yang berwenang
  5. Foto Copy transkrip akademik yang telah dilegalisir Dekan / Pejabat yang berwenang
  6. Surat rekomendasi IDI
  7. Foto Copy Surat Tanda Registrasi (STR)
  8. Surat Keterangan Sehat dari RS Pemerintah
  9. Surat Keterangan Catatan Kepolisian ( Khusus Peminatan ke FK. USU)
  10. Foto Copy Surat Keputusan PTT / Pasca PTT
  11. Daftar Riwayat Hidup
  12. Foto Copy SK Pengangkatan CPNS/PNS*)
  13. Foto Copy Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) tahun terakhir *)
  14. Pas Foto berwarna Ukuran (4 x 6 )
  15. Meterai tempel Rp. 6.000,-

Khusus Calon Peserta yang berstatus PNS (masa dinas kurang dari 2 tahun) dan CPNS, 15 persyaratan tersebut di atas ditambah dengan persyaratan berikut :
  1. Melampirkan sertifikat pelatihan pra jabatan yang dilegalisir oleh Kepala BKD
  2. Surat persetujuan dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah sesuai format pada surat edaran

Khusus Calon Peserta berstatus Non PNS/Non CPNS, 15 persyaratan tersebut di atas
ditambah dengan persyaratan  :
  • Rekomendasi dari Bupati/Walikota/Gubernur sesuai yang ditetapkan pada surat edaran


Secara skematis alur pelaksanaan penerimaan peserta program bantuan PDS/PDGS Kemkes digambarkan sebagai berikut :


Selengkapnya surat edaran Program bantuan PDS/PDGS 2014 dari  Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dapat di download di bawah ini  :
SURAT EDARAN PPDS ANGK 12 & LAMPIRAN

Atau dapat di lihat di situs resminya : bppsdmk.depkes.go.id

Tags : Tubel PPDS Kemenkes, Tugas Belajar PPDS, Beasiswa PPDS, Program Beasiswa DokterBeasiswa PPDS 2013/2014

Read More......

Tips Aman Bertransaksi di Internet Banking BRI

ibangking BRI, internet banking aman, bahaya internet banking
Setelah sebelumnya bagaimana Cara mendaftar Internet Banking BRI tentunya tidak salah bila anda juga harus mengetahui bagaimana bertransaksi aman dengan Internet Banking BRI.

Sebenarnya Fasilitas keamanan internet banking BRI memang berlapis lapis dari user ID password dan juga menggunakan teknologi kriptografi seperti penggunaan enkripsi dengan menggunakan SSL (Secure Socket Layer) yang akan mengacak dan menyandikan data transaksi. Juga dilengkapi dengan mTOKEN sebagai kode pengaman tambahan yang diberikan kepada pengguna Internet Banking untuk dapat melakukan transaksi financial seperti yang sudah di bahas di Mudahnya mendapatkan mToken Internet BRI.

Demi kenyamanan dan keamanan Anda dalam bertransaksi di Internet Banking BRI, berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan:
  • Pastikan Anda mengakses Internet Banking BRI melalui alamat resmi situs Internet Banking BRI di https://ib.bri.co.id.

  • Periksa daftar rekening tujuan transfer secara berkala. Bila rekening tujuan sudah tidak di perlukan segeralah menghapusnya.
  • Pada saat melakukan transaksi transfer, pastikan bahwa nama dan nomor rekening tujuan penerima transfer adalah benar.
  • Untuk menghindari kesalahan penulisan alamat situs Internet Banking BRI, simpan alamat situs pada menu favorites atau bookmarks di browser anda, sehingga untuk selanjutnya jika Anda ingin mengakses Internet Banking BRI, cukup memilih dari menu favorites atau bookmarks
  • Periksa sertifikat SSL( Secure Socket Layer ) untuk memastikan bahwa Anda menerima sertifikat SSL yang sah yang telah terdaftar untuk ib.bri.co.id Pastikan bahwa pada browser Anda terdapat gambar gembok/kunci yang mengindikasikan bahwa halaman yang Anda akses saat ini dienkripsi dengan menggunakan SSL. Jika Anda tidak melihat gambar gembok/kunci, dimohon Anda untuk logout.
  • Pastikan bahwa Anda telah logout saat meninggalkan komputer Anda meskipun hanya sesaat.
  • Sebaiknya Anda tidak mengakses Internet Banking BRI di warnet, hotspot umum atau jaringan yang tidak dapat dipastikan keamanannya.
  • Waspadai upaya penipuan dari oknum yang mengatakan sebagai petugas bank/petugas BRI melalui telepon, faks atau email, yang menanyakan data pribadi, termasuk User ID dan Password Internet Banking
  • Mengganti Password ID secara berkala dengan kombinasi angka yang unik dan sulit ditebak oleh orang lain
  • Apabila melakukan kesalahan terhadap Internet Banking anda, sebaiknya segera laporkan masalah tersebut ke pihak terkait seperti Customer Service BRI atau CallBRI 500 017, (021) 500 017 dari ponsel atau 021) 57 987 400, 14017 dan jika diperlukan maka segeralah meminta blokir terhadap fitur Internet Banking anda, agar kerahasiaan rekening Bank anda terjamin.
  •  Hal yang juga penting yaitu melengkapi computer anda dengan Anti virus computer yang selalu update dan pastikan pastikan bahwa komputer anda di-scan secara real-time.
Dengan Tips bertransaksi Aman di Internet Banking BRI mengeliminasi kemungkian pencurian data lewat Internet banking karena karena kecerobohan nasabah sendiri.

Read More......

Mudahnya Mendapatkan mTOKEN untuk Internet Banking BRI


 Ilustrasi
Setelah anda mendaftar dan mengaktifkan Internet Banking BRI, anda tidak dapat melakukan transaksi financsial tanpa mempnyai mTOKEN. mTOKEN adalah Kode rahasia atau password tambahan yang digunakan untuk transaksi internet Banking. Untuk dapat mendapatkan mTOKEN anda harus mendaftar dulu di kantor cabang BRI terlebih dahulu, selain itu juga harus memiliki hanphone dengan operator seluler yang telah bekerjasama dengan BRI yaitu :  
  • Operator GSM : Telkomsel, Indosat, XL  
  • Operator CDMA : Telkom Flexy, Bakrie Telecom dan Mobile-8.
Gimana cara mengaktifkan dan mendapat mTOKEN BRI?
Datanglah ke kantor cabang BRI terdekat dengan membawa foto copy KTP, buku tabungan BRI (BritAma, BritAma Junio atau Simpedes) telah diaktifkan Internet Banking –nya dan Nomor HP sesuai operator seluler di atas berikut ponselnya yaa… Kemudian langsung aja menuju customer service BRI. Bila anda harus mengantri antrilah dulu, Pada saat giliran anda silahkan langsung menucu ke petugas CS BRI. Lalu tinggal mengatakan mau daftar untuk mTOKEN untuk Internet Banking. Oleh sang CS BRI anda akan diberi formulir untuk diisi dan menyerahkan foto kopy KTP, buku tabungan, dan nomor Ponsel yang akan anda gunakan. Setelah persyaratan komplet dan formulir diisi tunggu sebentar sampai CS BRI mendaftarkan nomor ponsel anda. Setelah itu anda akan menerima SMS mToken di ponsel anda . Setelah kode mTOKEN anda dapatkan, proses di Kantor BRI sudah selesai. Sesampai anda dirumah segera gunakan kode mTOKEn anda karena kode mTOKEN memiliki masa expired (batas waktu) sesuai dalam pesan SMSmTOKEN. Dengan cara:
  • Buka browser di laptop anda dan pergilah ke alamat https://ib.bri.co.id lalu login dengan user ID dan password Anda dan juga jangan lupa isi juga kode validasi di login page tersebut.
  • Pilih menu "mTOKEN" kemudian klik "Aktifasi mTOKEN".
  • Kemudian masukkan kode mTOKEN anda lalu aktifkan
Jika semua lancar, mTOKEN BRI anda telah aktif dan anda dapat melakukan bermacam-macam transaksi perbankan dengan internet banking BRI. Karena kode mTOKEN hanya berlaku untuk 1 Kali transaksi keuangan, untuk mendapatkan kannya kembali pastikan anda telah login di Internet banking BRI kemudian pilih menu “mTOKEN” kemudian pilih menu permintaan mTOKEN dan klik kirim. Anda akan mendapatkan kembali 5 kode m token dengan masa berleku tertera dalam SMS tadi Catatan:
  • mTOKEN adalah password tambahan yang di kgunakan untuk transaksi keuangan (pemindahbukuan, pembayaran tagihan), mengubah password dan alamat email.
  • Dalam satu pengiriman SMS terdapat 5 mTOKEN (pengiriman SMS di kenakan biaya)
  • Tiap mTOKEN hanya dapat di gunakan untuk 1 kali transaksi keuangan.
  • Masa berlaku mTOKEN tertera di SMS mTOKEN

Read More......